Ribuan Warga Padati Halal Bihalal Bupati di Desa Gandong, Momentum Hangat Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian

Bagikan :

TULUNGAGUNG, potretnusantara.web,id – Ribuan warga memadati kediaman pribadi Gatut Sunu Wibowo di Desa Gandong, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, dalam gelaran halal bihalal yang berlangsung pada H+3 Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (24/3/2026).

Sejak pagi hari, masyarakat dari berbagai penjuru tampak antusias hadir dalam acara open house yang digelar tanpa sekat protokoler. Suasana hangat dan penuh keakraban begitu terasa, di mana warga dapat berinteraksi langsung dengan bupati dalam nuansa kekeluargaan.

Dalam kesempatan tersebut, Gatut Sunu Wibowo menyampaikan bahwa halal bihalal memiliki makna lebih dari sekadar tradisi tahunan. Menurutnya, momentum ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ini bukan hanya tentang saling memaafkan, tetapi juga bagaimana kita membangun kebersamaan demi kemajuan Tulungagung,” ungkapnya.

Didampingi keluarga, bupati menyambut warga satu per satu dengan ramah. Selain berjabat tangan, masyarakat juga menikmati sajian hidangan khas Lebaran yang disediakan secara gratis, menambah suasana hangat dalam acara tersebut.

Kegiatan semakin meriah dengan hadirnya hiburan rakyat yang menampilkan kesenian lokal. Penampilan sejumlah seniman seperti Cak Percil, Kremona, dan Shepin Misa berhasil menghidupkan suasana dengan tawa dan hiburan yang mengangkat kearifan budaya daerah.

Tak hanya itu, aspek kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dalam acara ini. Secara simbolis, bupati menyerahkan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Semangat Lebaran adalah berbagi. Kami ingin kebahagiaan ini dirasakan oleh semua kalangan,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para ulama, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah. Kehadiran mereka mencerminkan sinergi yang harmonis antara berbagai elemen di Tulungagung.

Melalui halal bihalal ini, nilai-nilai Idul Fitri tidak hanya diwujudkan dalam seremoni, tetapi juga dalam penguatan silaturahmi dan kepedulian sosial, sebagai fondasi penting untuk menciptakan masyarakat yang rukun dan solid.

Reporter : Mit

Editor : Admin

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *