SMKN 2 Trenggalek Gelar SuarKarsa Edu Job Fair 2026, Sediakan 1.200 Lowongan Kerja dan Ribuan Peluang Pendidikan

Bagikan :

TRENGGALEK,potretnusantara.web.id– SMK Negeri 2 Trenggalek kembali menunjukkan komitmennya dalam menjembatani lulusan dengan dunia kerja melalui gelaran SuarKarsa Edu Job Fair 2026 yang berlangsung di halaman depan sekolah, Senin (8/6/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-22 SMKN 2 Trenggalek tersebut menghadirkan 43 perusahaan, perguruan tinggi, dan lembaga pelatihan kerja (LPK).

Mengusung tema “Satu Wadah, Ribuan Peluang”, kegiatan ini menawarkan lebih dari 1.200 lowongan pekerjaan serta sekitar 8.500 kuota pendidikan tinggi bagi para lulusan yang ingin melanjutkan studi.

Kepala SMKN 2 Trenggalek, Drs. Masrur Hanafi, MM, mengatakan bahwa job fair merupakan langkah nyata sekolah dalam meningkatkan keterserapan lulusan di dunia kerja sekaligus memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi dan industri.

“Perusahaan yang hadir tidak hanya memperkenalkan profil dan peluang karier, tetapi juga melakukan proses rekrutmen secara langsung. Ini menjadi kesempatan besar bagi lulusan untuk memperoleh pekerjaan dalam waktu yang lebih cepat,” ujarnya.

Menurut Masrur, puluhan perusahaan yang terlibat berasal dari berbagai sektor industri, mulai manufaktur, jasa, hingga sektor teknologi. Tingginya partisipasi dunia usaha tersebut menjadi indikator kepercayaan terhadap kualitas lulusan SMKN 2 Trenggalek.

Selain menyediakan akses rekrutmen, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Dinas Tenaga Kerja yang membuka layanan administrasi ketenagakerjaan di lokasi, termasuk penerbitan kartu AK-1 atau kartu kuning secara gratis bagi pencari kerja.

Sebagai sekolah vokasi, SMKN 2 Trenggalek menargetkan lebih dari 80 persen lulusannya terserap ke dunia kerja sebelum menerima ijazah. Hingga pelaksanaan job fair berlangsung, sekitar 30 persen siswa telah lolos tahap awal seleksi di sejumlah perusahaan mitra.

“Kami akan terus melakukan pemantauan melalui Bursa Kerja Khusus (BKK) untuk memastikan berapa banyak lulusan yang benar-benar diterima dan mulai bekerja setelah proses seleksi selesai,” jelasnya.

Masrur menambahkan, tantangan dunia kerja masa depan menuntut lulusan tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta keterampilan berpikir inovatif. Karena itu, sekolah terus mendorong pengembangan hard skill dan soft skill secara seimbang.

“Generasi muda harus mampu menjadi pencipta peluang, bukan sekadar pencari kerja. Kreativitas dan inovasi akan menjadi modal utama dalam menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dinamis,” katanya.

Melalui kolaborasi dengan dunia usaha, perguruan tinggi, dan lembaga pelatihan, SuarKarsa Edu Job Fair 2026 diharapkan mampu memperluas akses kerja bagi lulusan sekaligus memperkuat posisi SMKN 2 Trenggalek sebagai sekolah vokasi yang responsif terhadap kebutuhan industri dan perkembangan zaman.

(Dadang)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *