TULUNGAGUNG , potretnusantara.web.id – Perbedaan pilihan dan kepentingan politik dinilai tidak seharusnya menjadi sekat dalam membangun Kabupaten Tulungagung. Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin justru mendorong seluruh elemen politik untuk memperkuat komunikasi dan bersinergi demi kepentingan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Ahmad Baharudin saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tulungagung, sekaligus pengukuhan jajaran pengurus PKB masa bakti 2026–2031.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Baharudin mengapresiasi peran PKB, termasuk Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tulungagung, yang selama ini turut bersinergi dengan pemerintah daerah.
Ia menilai hubungan antara pemerintah daerah dan partai politik perlu terus dibangun melalui komunikasi yang terbuka. Terlebih, pemerintah dan DPRD memiliki peran masing-masing dalam menentukan arah kebijakan serta pembangunan daerah.
“Bukan berarti Tulungagung dijaga dengan berdiri di tempat masing-masing, tetapi menjalankan ikhtiar dan peran masing-masing,” ujar Ahmad Baharudin.
Menurutnya, perbedaan pandangan politik merupakan bagian dari dinamika demokrasi. Namun, perbedaan tersebut hendaknya tetap diarahkan pada pembahasan yang konstruktif dan tidak mengganggu upaya bersama dalam membangun daerah.
Ahmad Baharudin secara khusus mengajak kader PKB untuk menjaga kerukunan, toleransi dan iklim politik yang kondusif di Kabupaten Tulungagung.
Ia juga meminta agar kader partai dapat memberikan gagasan politik yang menyejukkan serta ikut memperkuat kualitas demokrasi di daerah.
“Berikan gagasan politik yang menyejukkan dan memperkuat kualitas demokrasi di Kabupaten Tulungagung,” tegasnya.
Sinergi Eksekutif-Legislatif
Ahmad Baharudin menilai sinergitas antara eksekutif dan legislatif menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas politik daerah.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara Pemkab Tulungagung dan DPRD dapat membantu mempercepat pembahasan maupun pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah daerah.
“Sinergitas antara pemerintah dan partai politik, khususnya Fraksi PKB di DPRD Kabupaten Tulungagung, penting untuk menjaga stabilitas politik dan mempercepat program strategis pemerintah daerah,” katanya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada sembilan anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tulungagung atas kerja sama yang telah terjalin selama ini.
Ahmad Baharudin juga membuka ruang komunikasi dengan jajaran pengurus dan kader PKB. Menurutnya, berbagai persoalan yang dihadapi daerah membutuhkan pembahasan bersama dan tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu pihak.
“Saya sebagai pimpinan Pemerintah Kabupaten Tulungagung sewaktu-waktu siap berdiskusi dengan para pengurus dan kader PKB,” ungkapnya.
Pengurus Baru Diharapkan Beri Kontribusi
Muscab PKB Kabupaten Tulungagung juga menjadi momentum pengukuhan jajaran pengurus untuk masa bakti 2026–2031.
Ahmad Baharudin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah mendapatkan amanah. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan tugas organisasi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran DPW PKB Jawa Timur, pengurus PKB Kabupaten Tulungagung, anggota DPRD, peserta musyawarah dari tingkat ranting, serta sejumlah pimpinan partai politik di Kabupaten Tulungagung.
Kehadiran lintas partai tersebut menjadi bagian dari komunikasi politik di tingkat daerah. Ahmad Baharudin berharap kebersamaan tersebut terus terjaga sehingga perbedaan politik tidak menghilangkan semangat bersama dalam membangun Tulungagung.
“Semoga apa yang dilakukan membawa keberkahan serta manfaat yang nyata bagi kemajuan seluruh masyarakat Kabupaten Tulungagung,” pungkasnya.
Reporter : Mita
Editor : Admin

