
TULUNGAGUNG,potretnusantara.web.id – Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) resmi menggelar Festival Pangan Tulungagung Tahun 2025 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 November 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Pangan Kuat, Masa Depan Hebat” ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menjaga stabilitas inflasi pangan.
Acara pembukaan yang digelar di halaman Dinas Ketahanan Pangan Tulungagung berlangsung meriah dengan dihadiri oleh Wakil Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.E., M.M., Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Marsono, S.Sos., jajaran Forkopimda, Kepala OPD, serta perwakilan PKK dan DPC Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini juga diikuti secara serentak oleh seluruh kecamatan melalui zoom meeting, menandakan semangat kolaborasi lintas wilayah dalam menjaga ketersediaan pangan.
*Dorong Stabilitas dan Kemandirian Pangan Daerah.*
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tulungagung sekaligus Ketua Panitia, Agus Suswantoro, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa tujuan utama festival ini adalah menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan, baik di tingkat produsen maupun konsumen.
> “Melalui festival ini, kami ingin memastikan bahwa harga pangan tetap terkendali dan daya beli masyarakat meningkat. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkenalkan pangan lokal serta memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-820 dan Hari Pangan Sedunia 2025,” ujar Agus.
Agus menambahkan, kegiatan serupa juga digelar di seluruh kecamatan se-Kabupaten Tulungagung. Tak hanya memamerkan produk unggulan, festival ini juga menjadi ajang edukasi dan promosi bagi petani, pelaku UMKM, kelompok tani (Poktan), gabungan kelompok tani (Gapoktan), serta distributor pangan seperti Bulog dan pelaku usaha lokal.
*Sinergi Pemerintah dan Masyarakat,*
Sementara itu, Wakil Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.E., M.M. menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para camat dan masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan ini secara serentak di seluruh kecamatan. Ketahanan pangan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama demi kesejahteraan masyarakat,” tutur Ahmad Baharudin.

Ia menegaskan, upaya menjaga ketersediaan pangan yang cukup dan merata merupakan kunci terciptanya situasi sosial yang aman dan kondusif.
“Ketersediaan pangan yang stabil akan menghindarkan masyarakat dari gejolak sosial. Untuk itu, kami berharap setiap OPD terus berinovasi dalam memperkuat ketahanan pangan sesuai bidangnya masing-masing,” tambahnya.
*Puncak Acara dan Harapan Ke Depan.*
Sebagai simbol pembukaan, acara ditandai dengan pemukulan kentongan bersama dan pemotongan pita, dilanjutkan dengan pemberian beras cadangan pangan bagi kaum duafa. Festival juga menampilkan 21 stand bazar UMKM yang menampilkan produk pangan lokal unggulan Tulungagung.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Tulungagung berharap tercipta ekosistem pangan yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi daerah untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing tinggi di masa depan.

