‎Revitalisasi di SDN 2 Pogalan Diduga Minim Transparansi, Warga Pertanyakan Papan Proyek

Bagikan :

 

Trenggalek,potretnusantara.web.id – Pelaksanaan revitalisasi di SDN 2 Pogalan, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, yang berlangsung dalam kurun waktu terakhir, memicu sorotan publik. Meskipun proyek tersebut bersifat publik dan dibiayai dari anggaran pemerintah, warga dan pihak sekolah menyoroti tidak adanya papan proyek yang memuat informasi penting seperti nilai kontrak, identitas pelaksana, jadwal pekerjaan dan sumber dana.

Menurut keterangan beberapa warga, pembangunan berlangsung seperti biasa namun “publik merasa tidak tahu siapa yang mengerjakan, berapa anggarannya, dan kapan akan selesai”. Warga tersebut menyebut bahwa selama proses pengerjaan, tidak tampak papan proyek yang lazim dipasang sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas publik.

‎Pihak sekolah — melalui kepala sekolah SDN 2 Pogalan — menyatakan bahwa revitalisasi dilakukan untuk meningkatkan sarana-prasarana pendidikan. Namun, ia mengakui bahwa pemasangan papan proyek belum terlaksana dan akan segera diusulkan ke dinas terkait agar dipasang. “Kami berharap agar proses seperti ini bisa lebih terbuka agar masyarakat turut mengawasi,” ungkapnya.

‎Sedangkan lembaga pengawas pembangunan dan transparansi publik menekankan bahwa papan proyek bukan sekadar formalitas. Sebaliknya, papan proyek merupakan salah satu instrumen penting agar masyarakat dan lembaga pengawas dapat memonitor jalannya pembangunan — mulai dari nilai kontrak, identitas pelaksana, hingga target penyelesaian. Tanpa papan proyek, mereka menyebut bahwa besar potensi keraguan terhadap akuntabilitas dan keefektifan anggaran yang dikeluarkan.

‎Sebagai latar belakang, revitalisasi sekolah negeri di wilayah kabupaten menjadi bagian dari program pemerintah daerah untuk memperbaiki fasilitas pendidikan terutama di wilayah pedesaan. Namun, sejumlah proyek sebelumnya juga tercatat mengalami kendala transparansi dan penerapan manajemen yang kurang terbuka. Dalam konteks SDN 2 Pogalan, warga berharap agar proses revitalisasi benar-benar berdampak positif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kesimpulan :

‎Revitalisasi SDN 2 Pogalan memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan fasilitas sekolah di Kecamatan Pogalan. Namun, ketiadaan papan proyek sebagai sarana publikasi dan transparansi proyek menimbulkan kekhawatiran dari warga dan pihak terkait. Agar manfaat pembangunan dapat dirasakan optimal dan kepercayaan publik terjaga, maka pemasangan papan proyek dan keterbukaan informasi mengenai anggaran serta pelaksana proyek menjadi sangat penting.

(Dadang)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *