TULUNGAGUNG, potretnusantara.web.id – Bupati Gatut Sunu Wibowo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Tulungagung pada Jumat (13/3/2026). Sidak ini dilakukan untuk memantau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program pemerintah pusat di era kepemimpinan Prabowo Subianto.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati tidak hanya melihat proses pembagian makanan kepada siswa, tetapi juga mengecek langsung isi paket makanan yang diterima para pelajar. Dari hasil peninjauan di lapangan, paket makanan yang dibagikan berisi sejumlah menu seperti nugget, kurma, roti kukus ukuran kecil, dua potong tahu isi, lima butir telur puyuh, satu buah apel, serta susu kemasan sekitar 990 mililiter.
Namun dalam pemantauan tersebut, Bupati menemukan bahwa paket makanan yang diberikan kepada siswa ternyata bukan hanya untuk satu hari. Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lokasi, paket tersebut merupakan jatah konsumsi untuk dua hari sekaligus, yakni Jumat dan Sabtu.
“Kami melakukan sidak ke beberapa sekolah untuk melihat secara langsung pelaksanaan program ini. Dari hasil pengecekan, paket makanan yang diterima siswa berisi berbagai menu seperti nugget, kurma, roti kukus kecil, tahu isi, telur puyuh, apel, dan susu kemasan sekitar 990 mililiter. Informasi yang kami terima di lapangan, paket tersebut merupakan jatah untuk dua hari, yaitu Jumat dan Sabtu,” ujar Bupati kepada awak media.
Menurutnya, sidak ini merupakan bagian dari upaya pengawasan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program nasional di tingkat daerah. Pemerintah daerah memiliki peran penting untuk memastikan program dari pemerintah pusat dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Meski demikian, terkait temuan adanya pembagian makanan yang dirapel untuk dua hari, Bupati menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan apakah hal tersebut termasuk pelanggaran atau masih sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Oleh karena itu, hasil temuan tersebut akan dilaporkan kepada kementerian terkait di Jakarta untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut.
“Kami belum bisa memastikan apakah ini melanggar aturan atau tidak. Temuan ini akan kami sampaikan terlebih dahulu kepada kementerian terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan mereka,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemantauan terhadap pelaksanaan program tersebut tidak hanya dilakukan di satu sekolah. Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan terus melakukan pengawasan secara berkala di berbagai sekolah guna memastikan program berjalan dengan baik.
“Pengawasan seperti ini akan terus kami lakukan di sejumlah sekolah. Bahkan, tidak menutup kemungkinan sidak dilakukan secara mendadak agar kondisi sebenarnya di lapangan dapat diketahui,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, khususnya para pelajar. Dengan terpenuhinya asupan gizi yang baik, diharapkan para siswa dapat belajar dengan lebih optimal serta memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik.
Karena itu, ia mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut untuk menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab.
“Program ini memiliki tujuan yang sangat baik untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah. Jangan sampai niat baik pemerintah justru disalahgunakan oleh oknum tertentu. Jika ada kendala di lapangan, tentu harus segera diperbaiki,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung, lanjutnya, tetap berkomitmen untuk mendukung setiap kebijakan pemerintah pusat sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan secara transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sidak yang dilakukan Bupati ini menjadi salah satu bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal pelaksanaan program nasional agar benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya bagi para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Reporter : Mit
Editor : Admin

