TULUNGAGUNG, potretnusantara.web.id – Pemerintah Kabupaten Tulungagung resmi menggelar Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan Tahun 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memperkuat promosi produk lokal. Kegiatan yang berlangsung pada 6–8 Agustus 2026 ini merupakan hasil kolaborasi dengan Badan Pangan Nasional dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pembukaan kegiatan berlangsung meriah dengan dihadiri Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, jajaran Forkopimda, para camat se-Kabupaten Tulungagung, perangkat daerah, pelaku UMKM, serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi.
Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap bahan pangan dengan harga yang terjangkau di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.
“Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan pangan yang aman, berkualitas, dan mudah dijangkau,” ujarnya.
Tak hanya menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran, kegiatan tersebut juga menghadirkan beragam produk unggulan hasil karya pelaku usaha lokal Tulungagung. Kehadiran stan produk UMKM diharapkan mampu meningkatkan promosi sekaligus memperluas pasar bagi produk-produk daerah.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dibuka. Warga rela mengantre untuk mendapatkan berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.
Salah seorang warga penerima bantuan, Sr, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. Menurutnya, selisih harga yang lebih rendah sangat membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.
“Alhamdulillah, harganya lebih murah sehingga bisa menghemat pengeluaran keluarga. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap inflasi daerah tetap terkendali, daya beli masyarakat terus terjaga, dan produk unggulan lokal semakin dikenal luas sehingga mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan dijadwalkan berlangsung hingga 8 Agustus 2026 dengan stok bahan pangan yang dipastikan mencukupi selama pelaksanaan kegiatan.
Reporter : Mit
Editor : Admin

