Terima Remisi HUT ke-81 RI, Plt Bupati Tulungagung Pesan Warga Binaan Siapkan Diri Kembali ke Masyarakat ‘Bangkit dan Kembali Berkarya

Bagikan :

TULUNGAGUNG ,potretnusantara.web.id — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kelas IIB Tulungagung tidak sekadar menjadi seremoni pemberian remisi. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa setiap warga binaan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menyiapkan langkah baru setelah kembali ke tengah masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengatakan, remisi merupakan bentuk apresiasi atas proses pembinaan sekaligus motivasi bagi warga binaan untuk terus menunjukkan perubahan positif selama menjalani masa pidana.

Menurutnya, masa pembinaan harus dimanfaatkan untuk membangun karakter, meningkatkan keterampilan, serta menumbuhkan kesadaran agar ketika kembali ke masyarakat para warga binaan mampu menjalani kehidupan secara mandiri dan bertanggung jawab.

“Remisi ini hendaknya menjadi penyemangat untuk terus memperbaiki diri. Jadikan masa pembinaan sebagai bekal untuk menata kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” kata Baharudin.

Ia menilai keberhasilan proses pembinaan tidak berhenti ketika warga binaan menerima remisi maupun setelah bebas dari lembaga pemasyarakatan. Dukungan lingkungan menjadi faktor penting agar mereka mampu beradaptasi dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum.

Karena itu, Baharudin mengajak pemerintah, petugas pemasyarakatan, keluarga dan masyarakat membangun kepedulian bersama terhadap proses reintegrasi sosial.

“Ketika mereka kembali ke masyarakat, jangan hanya dilihat dari masa lalunya. Berikan kesempatan untuk bekerja, berkarya dan menunjukkan perubahan,” ujarnya.

Baharudin juga menyampaikan penghargaan kepada jajaran pemasyarakatan yang selama ini menjalankan tugas pembinaan sekaligus menjaga keamanan di dalam lembaga pemasyarakatan.

Ia berharap pembinaan keterampilan dan kepribadian terus diperkuat sehingga warga binaan memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi kehidupan setelah bebas.

Di sisi lain, keluarga diharapkan menjadi tempat pertama bagi warga binaan untuk mendapatkan dukungan. Menurutnya, penerimaan keluarga dapat menjadi modal penting dalam membangun kembali kepercayaan diri dan semangat menjalani kehidupan secara positif.

Masyarakat pun diminta tidak memberikan stigma yang berlebihan kepada mantan warga binaan. Kesempatan kedua perlu diberikan agar mereka dapat membuktikan bahwa proses pembinaan telah membawa perubahan dalam kehidupannya.

Dalam konteks peringatan kemerdekaan, Baharudin mengajak seluruh warga binaan menjadikan makna kemerdekaan sebagai dorongan untuk meninggalkan kebiasaan buruk dan membangun masa depan yang lebih baik.

“Jadikan kemerdekaan sebagai momentum untuk berubah. Perkuat iman dan akhlak, tingkatkan keterampilan, serta tanamkan semangat untuk menjadi pribadi yang berguna bagi keluarga dan masyarakat,” pesannya.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapas Kelas IIB Tulungagung kemudian ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Remisi Umum kepada perwakilan warga binaan. Pemberian remisi tersebut diharapkan menjadi awal dari semangat baru untuk terus memperbaiki diri, menjaga kepatuhan terhadap hukum, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih produktif di masa mendatang.

Reporter : Mita

Editor : Admin

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *