Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Gencarkan Program Kemping ASIK ‘ Tekan Angka Stunting

Bagikan :

KEDIRI ,potretnusantara.web.id – Upaya pencegahan stunting terus diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten Kediri melalui kegiatan Program Kemping ASIK (ASI Eksklusif) yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri di Balai Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kamis pagi (21/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, Ny. Eriani Annisa Hanindhito, S.E., serta Dr. Ika Tjandra Kusuma sebagai narasumber. Hadir pula jajaran TP PKK kabupaten dan kecamatan, Ketua TP PKK desa se-Kecamatan Pare, Puskesmas Sidorejo, kader pendamping ASI, perangkat Desa Tertek, ibu menyusui, ibu hamil, balita, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Ny. Eriani Annisa Hanindhito, S.E., menegaskan pentingnya penguatan kembali program ASI eksklusif sebagai salah satu langkah strategis dalam mencegah stunting di Kabupaten Kediri.

“Kami ingin melakukan penguatan kembali program ASI eksklusif di Kabupaten Kediri. Saat ini cakupan ASI eksklusif masih kurang. Karena itu diperlukan dukungan dan keterlibatan semua pihak agar target tersebut dapat tercapai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Program Kemping ASIK menjadi salah satu upaya untuk memperkuat peran kader Tim Penggerak PKK dalam mendampingi ibu menyusui di tengah masyarakat. Menurutnya, kader PKK memiliki kedekatan langsung dengan keluarga sehingga dapat memberikan motivasi, edukasi, dan pendampingan secara optimal kepada para ibu.

“Kader PKK diharapkan mampu memberikan motivasi dan pendampingan kepada ibu menyusui agar lebih percaya diri dalam memberikan ASI eksklusif kepada bayinya,” tambahnya.

Ny. Eriani juga menegaskan bahwa keterlibatan aktif TP PKK hingga tingkat desa menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan keluarga dan generasi masa depan.

“Kami berharap melalui penguatan pendampingan oleh kader PKK ini, cakupan ASI eksklusif di Kabupaten Kediri dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung upaya pencegahan stunting dan menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Dr. Ika Tjandra Kusuma menyampaikan bahwa saat ini cakupan ASI eksklusif di Kabupaten Kediri masih berada pada angka 57 persen, sementara target yang ingin dicapai sebesar 66 persen.

“Melalui Program Kemping ASIK ini, kami ingin melakukan penguatan kembali program ASI eksklusif di Kabupaten Kediri. Karena itu diperlukan dukungan dan keterlibatan semua pihak agar target tersebut dapat tercapai,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan peningkatan cakupan ASI eksklusif tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan peran aktif kader PKK dan lingkungan keluarga dalam memberikan dukungan kepada ibu menyusui.

Kegiatan ini juga diikuti oleh 5 ibu menyusui, 13 ibu hamil, serta 10 balita yang mendapatkan edukasi dan pendampingan terkait pentingnya ASI eksklusif dalam mendukung tumbuh kembang anak serta mencegah stunting sejak dini.

Editor : Admin

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *