Bukan Sekadar Mengejar Juara, Ahmad Baharudin Tekankan Mental dan Karakter Pemain Muda Tulungagung di Piala Soeratin Jatim

Bagikan :

TULUNGAGUNG ,potretnusantara.web.id – Perjalanan dua tim sepak bola muda Kabupaten Tulungagung menuju Piala Soeratin tingkat Provinsi Jawa Timur bukan semata tentang mengejar trofi. Lebih dari itu, ajang tersebut menjadi ruang bagi para pemain usia dini untuk menimba pengalaman, mengasah kemampuan, sekaligus membangun mental dan karakter di lapangan.

Pesan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, saat melepas kontingen sepak bola U-13 dan U-15 Kabupaten Tulungagung menuju Kabupaten Jember, Selasa (1/9/2026).

Prosesi pelepasan berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso dan dihadiri jajaran pengurus PSSI Kabupaten Tulungagung, pelatih, official, serta para pemain yang akan membawa nama daerah dalam kompetisi tingkat Jawa Timur.

Dua tim yang menjadi wakil Tulungagung merupakan juara kompetisi internal PSSI Kabupaten Tulungagung, yakni Muda Perkasa dan Muncul Jaya. Masing-masing kontingen membawa 25 orang yang terdiri dari pemain dan official.

Ahmad Baharudin mengatakan, keikutsertaan Tulungagung dalam Piala Soeratin tingkat provinsi merupakan bagian dari proses pembinaan yang harus dijalankan secara berkelanjutan.

Menurutnya, keberhasilan sebuah tim usia muda tidak semestinya hanya diukur dari hasil akhir pertandingan. Sikap, disiplin, kemampuan bekerja sama, serta mental bertanding justru menjadi modal penting bagi perkembangan pemain di masa depan.

“Sebetulnya umur segitu kan dalam pembinaan. Yang kita tekankan bukan juaranya, tapi permainan dan attitude,” kata Ahmad Baharudin.

Ia mengingatkan pelatih maupun official agar tidak memberikan tekanan berlebihan kepada pemain untuk membawa pulang gelar juara. Pada usia U-13 dan U-15, perkembangan fisik anak masih berlangsung sehingga pola latihan harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan mereka.

“Kalau kita tekan untuk juara, tentu kita forsir untuk latihan-latihan. Terlalu ketat di latihan nanti mengganggu perkembangan pertumbuhan anak tersebut,” ujarnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa prestasi olahraga usia dini membutuhkan proses panjang. Kompetisi tingkat provinsi diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi para pemain untuk mengenal atmosfer pertandingan yang lebih kompetitif.

Piala Soeratin tingkat Jawa Timur sendiri diikuti puluhan tim dari berbagai daerah. Persaingan tersebut menjadi kesempatan bagi pemain Tulungagung untuk menguji kemampuan sekaligus belajar menghadapi karakter permainan tim-tim dari daerah lain.

Usai dilepas dari Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, rombongan langsung bertolak menuju Kabupaten Jember. Pertandingan kategori U-13 dijadwalkan mulai berlangsung Rabu (2/9/2026), sedangkan kategori U-15 mulai bertanding pada Kamis (3/9/2026).

Pada fase penyisihan, masing-masing tim akan bersaing di grup yang berisi lima tim.

Dengan membawa semangat pembinaan, para pemain muda Tulungagung diharapkan mampu tampil percaya diri, menjunjung sportivitas dan menunjukkan karakter positif sepanjang turnamen.

Bagi Pemerintah Kabupaten Tulungagung, keberangkatan tersebut bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kompetisi mampu menjadi bagian dari proses mencetak generasi pesepak bola yang memiliki kemampuan, mental kuat dan attitude yang baik.

Reporter ; Mit

Editor : Admin

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *